PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN REBOUND BERBASIS PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 12-14 TAHUN
Abstract
Olahraga memiliki peran penting dalam perkembangan fisik, mental, dan sosial anak usia 12–14 tahun, terutama pada masa pertumbuhan yang pesat. Bola basket sebagai olahraga populer menuntut keterampilan teknis, salah satunya rebound yang membutuhkan kekuatan, koordinasi, dan kecepatan. Namun, metode latihan konvensional sering dianggap monoton dan kurang menarik sehingga diperlukan pendekatan inovatif berbasis permainan. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) dengan 10 tahapan, mulai dari studi pendahuluan, perencanaan, pengembangan produk, uji pakar, uji coba kelompok kecil, hingga implementasi. Subjek penelitian adalah 30 atlet bola basket Gading Rejo Academy di Kabupaten Pringsewu. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan rebound dengan desain pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dari rata-rata 8,7 rebound pada pre-test menjadi 18,5 rebound pada post-test. Uji paired sample t-test memperoleh thitung = 12,47 > ttabel = 2,045 dengan p = 0,000 < 0,05, yang berarti model latihan efektif meningkatkan keterampilan rebound. Pendekatan berbasis permainan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga motivasi dan keterlibatan atlet sesuai dengan karakteristik perkembangan usia remaja.
Kata Kunci : Pengembangan, Model Latihan, Rebound, Berbasis Permainan,Anak usia 12-14 tahun.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JOVANA GUMAY

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









.png)

